
GIRLSBEAUTY. Bagi para pecinta skincare dan make-up, memilih produk bukan hanya soal warna, tekstur, atau kemasan yang cantik. Keamanan produk adalah prioritas utama. Di sinilah peran BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) menjadi sangat penting. Dengan mengecek nomor registrasi BPOM, kita bisa memastikan bahwa produk yang digunakan telah lolos uji keamanan dan layak dipakai sehari-hari.
Sayangnya, masih banyak orang yang mengabaikan langkah ini, padahal risiko memakai produk ilegal cukup serius mulai dari iritasi kulit, alergi, hingga kerusakan permanen. Jadi, sebelum mencoba serum baru atau lipstik keluaran terbaru, pastikan kamu tahu cara memeriksa legalitasnya.
Mengapa Cek BPOM Itu Penting?
BPOM berfungsi sebagai garda terdepan yang memastikan semua produk skincare, kosmetik, obat, hingga makanan yang beredar aman digunakan. Nomor registrasi BPOM adalah tanda bahwa produk telah melewati serangkaian pemeriksaan mulai dari kandungan bahan, proses produksi, hingga keamanan jangka panjang.
Produk tanpa izin edar resmi atau menggunakan nomor BPOM palsu seringkali dibuat tanpa standar kebersihan atau mengandung bahan berbahaya seperti merkuri, hidrokinon, atau pewarna sintetis berisiko tinggi. Efeknya tidak selalu langsung terlihat, tapi bisa menumpuk dan membahayakan kesehatan kulit maupun tubuh.
Cara Mengecek BPOM dengan Mudah
Sebenarnya, mengecek keaslian nomor BPOM tidaklah sulit. Ada beberapa cara praktis yang bisa dilakukan, baik melalui website resmi, aplikasi, hingga pemeriksaan manual pada kemasan.
Menggunakan Situs Resmi BPOM
Langkah paling klasik adalah melalui website cekbpom.pom.go.id. Berikut tahapannya:
- Buka situs resmi tersebut melalui browser.
- Masukkan nama produk atau nomor registrasi BPOM yang tertera di kemasan.
- Klik tombol Cari.
- Sistem akan menampilkan informasi lengkap mulai dari nama produk, perusahaan yang memproduksi, hingga status izinnya.
Jika hasil pencarian tidak menampilkan data apapun, besar kemungkinan produk tersebut belum terdaftar atau menggunakan nomor palsu.
Lewat Aplikasi BPOM Mobile
Bagi yang ingin lebih praktis, unduh aplikasi BPOM Mobile di Play Store atau App Store. Fitur unggulannya adalah scan barcode atau QR code pada kemasan. Cukup arahkan kamera ke kode tersebut, dan data produk akan langsung muncul di layar.
Jika kemasan tidak memiliki QR code, kamu bisa memasukkan nomor BPOM secara manual. Keunggulan aplikasi ini adalah informasinya selalu ter-update, sehingga kamu tidak perlu khawatir data sudah kadaluarsa.
Metode “Cek KLIK” untuk Pemeriksaan Manual
BPOM juga mengkampanyekan metode Cek KLIK untuk pemeriksaan sederhana:
- K – Kemasan: Pastikan kemasan dalam kondisi baik, tidak rusak, bocor, atau terbuka.
- L – Label: Periksa informasi pada label seperti komposisi, tanggal kedaluwarsa, dan nomor izin edar.
- I – Izin Edar: Cek apakah nomor BPOM tertera dengan jelas dan valid.
- K – Kedaluwarsa: Jangan gunakan produk yang sudah melewati masa pakai.
Metode ini sangat membantu ketika sedang berbelanja langsung di toko dan ingin memastikan produk aman sebelum dibeli.
Waspadai Produk Palsu
Tidak sedikit produsen nakal yang memalsukan nomor BPOM atau meniru kemasan produk terkenal. Ciri-ciri produk mencurigakan biasanya meliputi:
- Harga jauh lebih murah dari standar pasar.
- Kemasan tampak murahan, tulisan kabur, atau stiker tidak rapi.
- Aroma atau tekstur berbeda dari versi asli.
- Menyebabkan reaksi kulit seperti gatal, panas, atau kemerahan.
Jika menemukan tanda-tanda ini, sebaiknya hentikan penggunaan dan laporkan ke BPOM melalui situs atau aplikasi resminya.
Apa yang Terjadi Jika Produk Tidak Terdaftar?
Produk yang tidak memiliki izin BPOM berarti belum lolos uji keamanan. Kandungan di dalamnya bisa mengandung bahan terlarang yang berbahaya jika digunakan terus-menerus. Bahkan, beberapa kasus menunjukkan bahwa produk ilegal bisa menyebabkan kerusakan kulit permanen atau masalah kesehatan serius.
BPOM memiliki wewenang untuk menarik produk berbahaya dari pasaran dan mengambil tindakan hukum terhadap produsen yang melanggar. Inilah alasan mengapa konsumen harus ikut berperan aktif dalam memeriksa dan melaporkan temuan produk mencurigakan.
Tips Memilih Skincare & Kosmetik yang Aman
Selain memeriksa BPOM, ada beberapa tips tambahan agar kamu terhindar dari produk abal-abal:
- Beli di toko resmi atau distributor terpercaya – Hindari membeli dari penjual tanpa reputasi jelas.
- Perhatikan review konsumen – Baca pengalaman pengguna lain, tetapi tetap verifikasi keaslian produk.
- Jangan tergiur promosi berlebihan – Klaim hasil instan biasanya menandakan adanya bahan aktif dosis tinggi atau berbahaya.
- Kenali jenis kulitmu – Produk yang aman secara umum tetap harus cocok dengan kondisi kulit masing-masing.
Ringkasan Singkat
- Situs Resmi BPOM: Buka cekbpom.pom.go.id → Masukkan nama/nomor → Klik Cari
- Aplikasi BPOM Mobile: Scan QR/barcode atau input nomor → Lihat info resmi
- Cek KLIK: Periksa Kemasan, Label, Izin Edar, Kedaluwarsa
- Deteksi Produk Palsu: Waspadai harga miring, kemasan buruk, reaksi kulit aneh
Penutup
Kulit yang sehat dan cantik tidak hanya datang dari skincare mahal atau make-up tren terbaru. Keamanan produk yang digunakan adalah kuncinya. Dengan membiasakan diri memeriksa nomor BPOM, kamu melindungi diri dari risiko yang tidak terlihat tapi berbahaya.
Jadi, sebelum mencoba produk baru, luangkan waktu sebentar untuk cek legalitasnya. Cantik boleh, tapi tetap harus aman.
Tinggalkan komentar