
GIRLSBEAUTY. Sunscreen, atau tabir surya, sudah lama menjadi senjata utama melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV) yang berbahaya. Fungsinya sederhana namun sangat vital: mencegah kulit terbakar, mengurangi risiko kanker kulit, dan memperlambat tanda-tanda penuaan dini. Namun, saat masuk ke toko kosmetik atau marketplace, kita sering dibuat bingung oleh variasi harganya yang luar biasa lebar. Ada sunscreen yang bisa dibeli dengan harga sekitar Rp 50 ribuan, dan ada pula yang dibanderol lebih dari Rp 1 juta.
Pertanyaannya pun muncul, apakah sunscreen yang mahal selalu lebih baik? Atau justru, selama mengandung bahan aktif yang tepat, produk murah pun bisa bekerja sama efektifnya?
Harga Mahal, Apakah Perlindungannya Lebih Unggul?
Menurut dr. Brendan Camp, seorang dermatolog dari New York, tugas utama sunscreen baik yang murah maupun yang mahal tetap sama, melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB. Bahan aktif yang digunakan, seperti zinc oxide, titanium dioxide, avobenzone, atau octocrylene, umumnya serupa di berbagai rentang harga.
Perbedaan terbesar justru terletak pada bahan tambahan yang menyertai formula tersebut. Sunscreen kelas premium sering dilengkapi kandungan ekstra seperti peptide untuk merangsang produksi kolagen, hyaluronic acid untuk menjaga kelembapan kulit, hingga antioksidan yang membantu melawan radikal bebas dari polusi. Semua ini memberikan manfaat tambahan bagi kesehatan kulit di luar sekadar proteksi UV.
Selain itu, sunscreen mahal biasanya memiliki tekstur yang lebih nyaman: lebih ringan, mudah menyerap, tidak meninggalkan white cast, dan jarang terasa lengket. Faktor kenyamanan ini sangat memengaruhi konsistensi pemakaian karena sunscreen yang nyaman akan lebih sering digunakan, yang pada akhirnya memberi perlindungan optimal.
Mengapa Harga Bisa Melambung Tinggi?
Berdasarkan penjelasan dr. Melanie Palm dan dr. Nkem Ugonabo, ada beberapa faktor yang membuat harga sunscreen bisa melonjak hingga berkali lipat:
- Riset dan Pengembangan
Sunscreen mahal sering kali melalui proses penelitian mendalam dan uji klinis untuk memastikan efektivitas sekaligus keamanan produknya. Proses ini memerlukan biaya besar yang akhirnya memengaruhi harga jual. - Kualitas dan Jumlah Bahan Tambahan
Formula tanpa minyak (oil-free), kandungan pelembap premium, atau tambahan antioksidan berkualitas tinggi bisa membuat biaya produksi lebih mahal. - Pengemasan
Kemasan yang elegan, higienis, dan tahan cahaya seperti botol kedap udara atau tube khusus tidak hanya menambah nilai estetika tetapi juga menjaga stabilitas bahan aktif. - Branding dan Pemasaran
Produk dari merek ternama biasanya memiliki reputasi yang sudah terbangun bertahun-tahun. Kepercayaan ini membuat konsumen rela membayar lebih, meski perlindungan UV-nya mungkin tidak jauh berbeda dengan produk yang lebih terjangkau. - Lokasi Produksi
Sunscreen yang diproduksi di negara dengan standar regulasi tinggi atau bahan impor juga berpotensi memiliki harga jual lebih tinggi.
Apakah Sunscreen Murah Tidak Layak Dipilih?
Sama sekali tidak. Sunscreen dengan harga terjangkau bisa memberikan perlindungan yang sama efektifnya selama mengandung bahan aktif yang tepat dan memiliki nilai SPF serta PA sesuai rekomendasi. Tantangannya biasanya ada di kenyamanan pemakaian beberapa sunscreen murah cenderung lebih kental, meninggalkan rasa lengket, atau meninggalkan lapisan putih di kulit.
Namun, bagi sebagian orang, hal ini bukan masalah besar. Jika penggunaannya tetap konsisten setiap hari, maka manfaat perlindungannya tetap maksimal.
Faktor Penting dalam Memilih Sunscreen
dr. Tiar Marina Octyvani, Sp.DV, menegaskan bahwa sunscreen terbaik adalah yang sesuai dengan klaim dan kebutuhan kulit masing-masing orang. Artinya, harga bukan satu-satunya penentu. Yang jauh lebih penting adalah:
- Perlindungan UVA dan UVB
Pastikan sunscreen memiliki perlindungan broad-spectrum untuk menangkal kedua jenis sinar UV. - Kenyamanan Tekstur
Pilih tekstur yang sesuai preferensi: gel, lotion, cream, atau spray. Tekstur yang nyaman membuat kita lebih rajin memakainya. - Kesesuaian dengan Jenis Kulit
Kulit berminyak mungkin lebih cocok dengan formula oil-free, sedangkan kulit kering akan diuntungkan dengan sunscreen yang mengandung pelembap ekstra. - Bahan Tambahan
Perhatikan kandungan seperti parfum atau pengawet tertentu yang bisa memicu iritasi pada kulit sensitif.
Konsistensi Lebih Penting dari Harga
Perdebatan mengenai sunscreen mahal vs murah sering kali berakhir pada satu titik: konsistensi penggunaan. Tidak peduli seberapa mahal atau murah sunscreen yang kamu beli, jika tidak digunakan secara rutin dan dalam jumlah cukup, perlindungannya tidak akan maksimal.
Jika kamu nyaman dengan sunscreen Rp 50 ribuan dan rajin menggunakannya setiap pagi, hasilnya bisa jauh lebih baik dibanding membeli sunscreen Rp 1 jutaan tapi jarang dipakai karena merasa sayang atau tidak nyaman di kulit.
Pada akhirnya, harga hanyalah salah satu faktor. Yang terpenting adalah perlindungan UV yang efektif, kesesuaian formula dengan kulit, dan kenyamanan sehingga kita mau memakainya setiap hari tanpa terpaksa.
Tinggalkan komentar