GIRLSBEAUTY. Merawat kulit berjerawat bukan sekadar soal membeli produk mahal atau mencoba semua tren skincare yang sedang viral. Faktanya, kunci utama perawatan kulit berjerawat adalah konsistensi dan urutan pemakaian yang tepat. Banyak orang justru mengalami jerawat makin parah karena terlalu banyak menggunakan produk aktif secara bersamaan tanpa memperhatikan kebutuhan kulitnya.

Beberapa dokter kulit menekankan bahwa rutinitas skincare untuk kulit berjerawat sebaiknya sederhana namun efektif. Fokusnya bukan pada jumlah produk, melainkan pada langkah-langkah perawatan yang benar. Yuk, simak lima tahapan skincare yang direkomendasikan dermatolog untuk membantu kulitmu pulih dari jerawat dan tampil lebih sehat.

  • Bersihkan Makeup dan Kotoran dengan Double Cleansing
    (Langkah Malam Hari)

Langkah pertama yang tidak boleh dilewatkan adalah membersihkan wajah secara menyeluruh, terutama setelah seharian beraktivitas. Sisa makeup, sunscreen, debu, dan polusi dapat menyumbat pori-pori sehingga memicu jerawat baru. Oleh karena itu, double cleansing menjadi langkah penting.

Pertama, gunakan pembersih berbasis minyak atau balm (yang non-komedogenik) untuk melarutkan makeup dan kotoran. Kemudian, lanjutkan dengan pembersih wajah berbasis air yang lembut untuk memastikan semua residu benar-benar terangkat. Hindari mengandalkan cleansing wipes saja karena biasanya masih meninggalkan sisa produk yang bisa menyumbat pori.

Langkah ini sederhana, tapi sangat menentukan keberhasilan tahapan skincare berikutnya. Kulit yang bersih akan lebih siap menerima bahan aktif perawatan jerawat.

  • Cuci Wajah dengan Pembersih yang Lembut

Setelah tahap pertama, waktunya mencuci wajah dengan facial wash yang sesuai dengan kondisi kulit berjerawat. Pilih produk yang lembut, bebas dari sulfat keras, dan tidak membuat kulit terasa kering atau tertarik setelah dibilas. Produk dengan kandungan ringan dapat membantu menjaga keseimbangan alami kulit tanpa memicu iritasi tambahan.

Meski ada perdebatan soal perlu atau tidaknya mencuci wajah di pagi hari, pada malam hari tahap ini wajib dilakukan. Tujuannya jelas: mengangkat sisa minyak dan kotoran yang mungkin masih tertinggal sehingga pori-pori tidak tersumbat.

  • Gunakan Produk Perawatan Jerawat Sesuai Kebutuhan

Setelah kulit bersih, inilah saat yang tepat untuk mengaplikasikan produk perawatan jerawat. Banyak yang terburu-buru menggunakan serum atau krim aktif tanpa tahu kapan waktu terbaiknya. Padahal, urutan ini sangat penting untuk efektivitasnya.

  • Pagi hari, bahan seperti salicylic acid dan benzoyl peroxide sering direkomendasikan.
  • Salicylic acid berperan sebagai eksfoliator ringan yang membantu membuka pori-pori tersumbat.
  • Benzoyl peroxide bekerja membasmi bakteri penyebab jerawat dan mengurangi peradangan aktif.

Malam hari, bahan seperti retinoid atau adapalene menjadi pilihan utama. Retinoid membantu mempercepat regenerasi sel kulit, mencegah penyumbatan pori, dan meratakan tekstur kulit. Untuk kulit sensitif, adapalene bisa menjadi pilihan yang lebih lembut namun tetap efektif.

Gunakan produk aktif secara bertahap dan jangan langsung dalam dosis tinggi. Kulit perlu waktu untuk beradaptasi.

  • Kunci Hidrasi dengan Pelembap

Banyak orang dengan kulit berjerawat merasa ragu menggunakan pelembap, karena takut kulit menjadi lebih berminyak atau pori-pori tersumbat. Padahal, pelembap adalah bagian penting dari rutinitas skincare. Kulit yang terhidrasi dengan baik akan memiliki lapisan pelindung yang lebih kuat dan lebih tahan terhadap iritasi.

Pilihlah pelembap bertekstur ringan, seperti gel atau water-based moisturizer. Pastikan ada label non-komedogenik, yang berarti tidak menyumbat pori. Kandungan seperti hyaluronic acid, glycerin, atau squalane sangat baik untuk menjaga kelembapan alami tanpa membuat kulit terasa berat atau lengket.

Mengabaikan pelembap justru dapat memicu kulit memproduksi minyak berlebih untuk mengimbangi kekeringan, yang akhirnya dapat memperparah jerawat.

Jangan Lupa Sunscreen di Pagi Hari

Langkah terakhir, terutama untuk rutinitas pagi, adalah menggunakan tabir surya. Sinar UV tidak hanya memperparah peradangan jerawat, tetapi juga bisa membuat bekas jerawat menjadi lebih gelap dan sulit hilang. Selain itu, paparan sinar matahari berlebih dapat mempercepat tanda-tanda penuaan kulit.

Untuk kulit berjerawat, sunscreen berbasis mineral (zinc oxide) sangat direkomendasikan karena bersifat antiinflamasi dan cenderung lebih ramah di kulit sensitif. Pilih produk dengan SPF minimal 30 dan gunakan setiap hari, bahkan saat cuaca mendung atau kamu hanya berada di dalam ruangan.

Kapan Sebaiknya Konsultasi ke Dokter?

Jika setelah menjalani tahapan skincare di atas kulitmu masih mengalami jerawat parah, peradangan yang tidak kunjung hilang, atau muncul jerawat kistik yang dalam, sebaiknya segera konsultasi ke dokter kulit. Dokter dapat memberikan terapi khusus seperti obat topikal resep, antibiotik, hingga terapi hormonal jika diperlukan.

Ingat, setiap kulit itu unik. Produk yang cocok untuk orang lain belum tentu cocok untukmu. Kunci sukses perawatan jerawat adalah konsisten, sabar, dan tidak tergoda mencoba terlalu banyak produk sekaligus.

Kesimpulan

Merawat kulit berjerawat tidak harus ribet. Lima langkah utama membersihkan, mencuci, mengobati, melembapkan, dan melindungi sudah cukup menjadi fondasi skincare yang sehat. Dengan mengikuti urutan ini secara teratur dan memperhatikan reaksi kulitmu, jerawat perlahan dapat terkendali dan kulit pun tampak lebih sehat dari waktu ke waktu.

Posted in

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai